Makassar, 26 Maret 2026 – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring ekonomi nasional melalui kehadiran Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jatim, Aries Agung Paewai, pada pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XXVI di Hotel Claro, (26/3/2026) Makassar.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Badan Pengurus Pusat KKSS (BPP-KKSS) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan KADIN Sulsel. Sejumlah tokoh penting turut hadir, termasuk Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman yang juga menjabat sebagai Ketua Umum BPP-KKSS dan menjadi keynote speaker.
Baca juga: Kadindik Aries Agung Paewai Dorong Guru PAI Perkuat Akhlak Siswa di Era Digital
[caption id="attachment_103434" align="alignnone" width="300"]
Ketua KKSS sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran di Pembukaan PSBM XXVI (26/3/2026) di Hotel Claro, Makassar. (Foto: Dindik Jatim)[/caption]
Dalam paparannya, Andi Amran menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang ketahanan ekonomi nasional. Ia menilai peran saudagar sangat penting dalam memperkuat hilirisasi serta memperluas akses pasar produk pertanian Indonesia.
Di sisi lain, Aries Agung Paewai menyoroti pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor usaha sebagai fondasi pembangunan ekonomi berkelanjutan. Menurutnya, forum PSBM menjadi momentum tepat untuk menyatukan kekuatan tersebut.
“Pendidikan memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Ketika terhubung dengan dunia usaha, maka akan tercipta ekosistem yang mendorong inovasi dan daya saing,” ujar Aries.
[caption id="attachment_103432" align="alignnone" width="300"]
Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jatim, Aries Agung Paewai bersama tamu undangan di pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XXVI di Hotel Claro, (26/3/2026) Makassar. (Foto: Dindik Jatim)[/caption]
Baca juga: Program SIKAP Antar Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Perkuat Ketahanan Pangan
Ia juga menekankan bahwa Pemprov Jatim terus menguatkan program link and match, khususnya pada pendidikan vokasi agar selaras dengan kebutuhan industri. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan lulusan yang siap kerja sekaligus mampu berwirausaha.
Lebih lanjut, Aries berharap kegiatan PSBM tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghasilkan kerja sama konkret yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
[caption id="attachment_103436" align="alignnone" width="300"]
Para pembicara di acara PSBM XXVI pada Rabu (26/3/2026) di Hotel Claro, Makassar. (Foto: Dindik Jatim)[/caption]
Baca juga: Jelang TKA Gelombang 2, Kadindik Jatim Pastikan Kesiapan Siswa SMA Khadijah Surabaya
PSBM XXVI sendiri menjadi ruang strategis bagi para saudagar Bugis-Makassar untuk saling bertukar gagasan, memperluas jaringan, serta menjajaki peluang investasi dan kerja sama lintas sektor.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara pelaku usaha dan dunia pendidikan semakin erat, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Kata kunci: PSBM XXVI Makassar, Kadindik Jatim, Aries Agung Paewai, saudagar Bugis Makassar, KKSS, ekonomi nasional, pendidikan vokasi.
Editor : Z4L Z4L