Jatim Perkuat SDM Pendidikan, Kadindik Dampingi Mendikdasmen di Musrenbang RKPD 2027

avatar Z4L Z4L

Surabaya – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2027 yang digelar di Surabaya, Selasa (14/4/2026).

Forum strategis ini dihadiri pemangku kepentingan dari tingkat nasional hingga daerah. Musrenbang menjadi ruang sinergi dalam merumuskan arah pembangunan Jawa Timur yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya di sektor pendidikan.

Baca Juga: Program SIKAP Antar Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Perkuat Ketahanan Pangan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap kemajuan pendidikan di Jatim. Ia menyoroti capaian membanggakan, di mana Jawa Timur kembali menjadi provinsi dengan jumlah peserta didik terbanyak yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) selama tujuh tahun berturut-turut.

[caption id="attachment_103590" align="alignnone" width="300"] Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat memberi sambutan di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2027 yang digelar di Surabaya, Selasa (14/4/2026). (Foto: Dindik Jatim)[/caption]

“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pemerintah pusat. Tahun 2026 menjadi tahun ketujuh berturut-turut Jawa Timur mencatatkan jumlah tertinggi siswa diterima di SNBP, baik jalur reguler maupun KIP,” ujar Khofifah.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan terus dilakukan secara menyeluruh, mencakup SMA, SMK, hingga SLB, baik negeri maupun swasta di Jawa Timur.

Sementara itu, Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung program prioritas nasional di bidang pendidikan. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat hingga implementasi program berjalan optimal.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Khofifah dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Jawa Timur yang telah mendukung penuh program pemerintah pusat sesuai Asta Cita Presiden. Semoga pada 2027 program prioritas dapat terlaksana dengan baik,” kata Abdul Mu’ti.

Baca Juga: Didampingi Kadindik Jatim, Khofifah Bawa Kebahagiaan ke SMKN 1 Bringin Ngawi

[caption id="attachment_103591" align="alignnone" width="300"] Kadindik Jatim, Aries Agung Paewai (tengah) duduk bersama Sekretaris DPRD Jawa Timur, Ali Kuncoro (kiri). (Foto: Dindik Jatim)[/caption]

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai menegaskan pihaknya akan terus memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru serta pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Jawa Timur. Ia menyebut capaian SNBP menjadi indikator positif, namun tetap perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas secara berkelanjutan.

“Kami terus mendorong peningkatan kualitas SDM pendidikan, baik guru maupun tenaga kependidikan, serta memastikan akses pendidikan merata hingga ke daerah pelosok. Capaian SNBP ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Jawa Timur,” ujar Aries.

Baca Juga: Bazar SIKAP Ngawi, Kebun Sekolah Disulap Jadi Produk Inovatif dan Bernilai Jual

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam menyukseskan program pendidikan nasional.

“Sinergi menjadi kunci. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis program prioritas pendidikan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas generasi muda di Jawa Timur,” imbuhnya.

Musrenbang RKPD 2027 ini juga menegaskan pentingnya kebijakan pendidikan yang tidak hanya bersifat perencanaan, tetapi mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan. Dukungan terhadap peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan menjadi prioritas utama, seiring upaya menghadirkan pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan merata hingga ke pelosok.

Dengan kolaborasi yang terus diperkuat antara pemerintah pusat dan daerah, Jawa Timur optimistis mampu mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai karakter dan jati diri bangsa.

Berita Terbaru