BKSDN Kemendagri Apresiasi Inovasi Pendidikan Jatim saat Tinjau Program SIKAP dan Double Track

avatar Z4L Z4L
Lewat aksi Wingspedulilingkungan, Yayasan Wings Peduli berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya menggelar aksi tanam 1000 pohon dan bersih-bersih di lingkungan Romokalisari Adventure Land, Surabaya. Foto: Wingspeduli
Lewat aksi Wingspedulilingkungan, Yayasan Wings Peduli berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya menggelar aksi tanam 1000 pohon dan bersih-bersih di lingkungan Romokalisari Adventure Land, Surabaya. Foto: Wingspeduli

SURABAYA — Dinas Pendidikan Jawa Timur menerima kunjungan Kepala BKSDN Kementerian Dalam Negeri RI bersama Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya dalam rangka meninjau berbagai program inovasi pendidikan di Surabaya, Senin (18/5/2026).

Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M. Fokus peninjauan meliputi Program SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan), Program Proteg, serta SMA Double Track yang selama ini menjadi program unggulan Pemprov Jatim di bidang pendidikan.

Baca Juga: Program SIKAP Antar Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Perkuat Ketahanan Pangan

Dalam penjelasannya, Aries menyampaikan bahwa pengembangan program pendidikan di Jawa Timur diarahkan tidak hanya pada peningkatan akademik siswa, tetapi juga pada penguatan keterampilan praktis, kemandirian, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.

“Pendidikan harus mampu memberikan manfaat nyata. Karena itu, kami terus mendorong pembelajaran yang inovatif, produktif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” kata Aries.

Baca Juga: Ziarah Makam Bung Karno, Khofifah Tekankan Semangat Perjuangan untuk Masa Depan Jatim

Pada kesempatan tersebut, rombongan meninjau langsung implementasi Program SIKAP melalui hasil pertanian dan produk olahan yang dikembangkan sekolah. Program ini dinilai mampu menghadirkan pembelajaran berbasis praktik sekaligus memperkuat ketahanan pangan di lingkungan pendidikan.

Selain itu, SMA Double Track turut menjadi perhatian karena memberikan bekal keterampilan tambahan bagi siswa tingkat SMA. Program ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesiapan lulusan untuk bekerja maupun berwirausaha setelah menyelesaikan pendidikan.

Baca Juga: SMKN Lembeyan Segera Buka Penerimaan Murid Baru, Kadindik Jatim: Perluas Akses Pendidikan Vokasi di Magetan

Sementara itu, Program Proteg hadir sebagai inovasi yang mendukung peningkatan kapasitas dan kesejahteraan guru melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis pendidikan.

Melalui kunjungan ini, Dinas Pendidikan Jawa Timur menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Program-program tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi contoh pengembangan pendidikan bagi daerah lain di Indonesia.

Berita Terbaru